NIM
: D1041141007
KELAS : INFORMATIKA B
QUIZ JARINGAN KOMPUTER
1. Jelaskan
apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa
fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
Jawab:
- HUB merupakan sebuah perangkat keras komputer pada suatu jaringan
komputer sebagai central connection point. Fungsi dari hub adalah menerima
sinyal dari unit komputer kemudian di transfer ke komputer lainnya. Hub
bertugas untuk mengubah sinyal transmisi jaringan sehingga dimungkinkan untuk
menghubungkan lebih dari 2 komputer, kemudian terciptalah jaringan komputer
yang setiap komputernya dapat saling terhubung.
- Repeater
merupakan piranti yang berfungsi untuk memperbaiki
dan memperkuat sinyal yang melewatinya. Perangkat repeater mencakup 2 alat
yaitu untuk menerima sinyal dari server (client) dan untuk menyebarkan lagi
sinyal WiFi (accespoint). Fungsi dari repeater adalah mengover daerah – daerah
yang lemah sinyal dari server, memperbesar batasan panjang suatu segmen
sehingga dapat digunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan.
-
Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN
(Local Area Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan
tipe jaringan berbeda – beda misalnya Ethernet dan Fast Ethernet. Fungsi bridge
adalah menhubungkan dua buah jaringan komputer LAN yang sejenis, menghubungkan
beberapa jaringan komputer yang terpisah baik itu tipe jaringan yang sama atau
berbeda, juga berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas yang
dinamakan dengan “Bridge-Router”.
- Switch adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan segmen
jaringan atau perangkat jaringan. Fungsinya adalah untuk menerima pesan dari
perangkat yang terhubung dengannya dan kemudian mengirimkan pesan sebagai
sentral/konsentrator pada sebuah network.
- Router adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang digunakan
untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya. Fungsi router
adalah sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data
dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
- Brouter adalah perangkat yang berfungsi baik sebagai
jembatan dan router. Dapat meneruskan data antara jaringan (berfungsi sebagai
jembatan), tapi bisa juga sebagai rute data dalam sistem individu dalam
jaringan.
- Gateway adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan suatu
jaringan dengan satu atau pun lebih jaringan komputer yang memakai protocol
komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer bisa
diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau
berbeda.
2.
Jelaskan
perbedaan cara kerja HUB dan SWITCH?
Jawab:
Cara
kerja HUB yaitu menyalin paket yang diterima di salah satu port ke port – port
yang lain di HUB. HUB membagi bandwidth ke setiap port, ketika yang digunakan
hanya 1 PC, maka akses bandwidth akan bekerja secara maksimum, namun jika
digunakan beberapa PC, maka akses bandwidth tersebut terbagi untuk semua PC.
HUB bekerja pada lapisan Physical dan hanya memiliki satu domain collision.
Sedangkan
cara kerja SWITCH adalah menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum
diteruskan ke tujuannya, SWITCH memeriksa apabila ada kerusakan pada paket yang
diterima satu per satu dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. SWITCH
mengalokasikan secara penuh bandwidth untuk setiap port nya sehingga pengguna
selalu memiliki bandwidth yang penuh seberapa banyak pun komputer yang ada.
SWITCH bekerja di lapisan Data Link, setiap portnya memiliki domain collision masing
– masing. SWITCH melakukan transmisi 2 arah (full duplex).
3.
Jelaskan
perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
Jawab:
a. Pada OSI Layer terdapat 3 layer yang
berkaitan dengan aplikasi (application, presentation, session), sedangkan pada
TCP/IPhanya terdapat satu layer yaitu application layer.
b. Proses komunikasi data OSI Layer di
dalam jaringan secara physical dimodelkan dalam dua layer (Data Link dan
Physical Layer), sedangkan pada TCP/IP dimodelkan dalam 1 layer yaitu Network
Access.
c. Dalam menjelaskan proses komunikasi
data di dalam jaringan OSI Layer memiliki tujuh layer, sedangkan TCP/IP
memiliki empat layer.
d. OSI Layer tidak memiliki protocol
standar sebagai protocol komunikasi data, sedangkan TCP/IP mempunyai protocol
yang merupakan protocol komunikasi data standar pada model ini.
4.
Apa
yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya!
Jawab:
- TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) merupakan jenis protocol yang
memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi serta bertukar data dalam
suatu jaringan.
- UDP
(User Datagram Protocol) adalah transport layer yang tidak handal (unreliable),
connectionless dan merupakan kebalikan dari transport layer TCP. Setiap
aplikasi socket dapat mengirimkan paket – paket yang berupa datagram.
Perbedaan
paket TCP dan paket UDP:
a. TCP beroperasi berdasarkan konsep
koneksi sedangkan UDP tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode
sendiri.
b. TCP memiliki jaminan
pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur. UDP tidak memiliki
jaminan tersebut, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat atau
bahkan tidak sampai sama sekali.
c. TCP tidak akan mengirimkan data
terlalu cepat sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya.
UDP pemecahan ke dalam paket – paket dan proses pengirimannya dilakukan secara
manual.
d. TCP mudah untuk digunakan transfer
paket data seperti menulis dan membaca file, sedangkan UDP apabila ada paket
yang hilang perlu dipikirkan dimana letak kesalahan yang terjadi dan dapat mengirim
ulang data yang diperlukan.
5. Sebutkan
topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya!
Jawab:
Topologi fisik jaringan komputer adalah suatu konsep atau metode yang
digunakan untuk menghubungkan workstation(komputer) yang satu dengan lainnya di
dalam suatu jaringanLAN.Di dalam membuat sebuah jaringan LAN sangatlah
dibutuhkan pengetahuan mengenai Topologi Jaringan komputer,karena dalam rangka
untuk mengintegrasi kan setiap komponen hardware komputer sehingga dapat membentuk
sebuah jaringan komputer memang diperlukan adanya suatu pola atau konsep
topologi. Pada dasarnya Topologi jaringan komputer terbagi atau
dikelompokkan menjadi 3 yakni :
1. Topologi Bus
atau Linier
Topologi linier Bus merupakan
topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial
menjamur.Dengan menggunakan T-Connector(dengan terminator 50ohm pada ujung
network),maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah
dihubungkan satu sama lain.
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai
berikut:
·
merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup
dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
·
paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
·
signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi
collision
·
problem terbesar jika salah satu segmen kabel
putus,maka seluruh jaringan akan terhenti
·
Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana sinyal
diterima dan dikirimkan pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis
lurus(kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju,sedangkan alat
lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati
signal.
2. Topologi
Ring
Karakteristik
Topologi Ring :
·
lingkaran tertutup yang berisi node-node
·
sederhana dalam layout
·
signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan
terjadinya collision ,sehingga memungkinkan pergerakan data yang lebih cepat
dan collision detection yang lebih sederhana.
·
Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik
melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti
topologi star
3. Topologi
Star
Karakteristik
Topologi Star:
·
Setiap node berkomunikasi langsung dengan central
node,traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
·
mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki
kabel yang langsung terhubung ke central node
·
keunggulan jika satu kabel node terputus yang lainnya
tidak terganggu
·
dapat digunakan kabel lower grade karena hanya
meng-handle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar