Jumat, 22 Januari 2016

Kuis Jaringan Komputer

Nama : Billy Gunawan
NIM    : D1041141023
QUIZ JARINGAN KOMPUTER
1.    Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya ?
2.    Jelaskan perbedaan cara kerja hub dan switch?
3.    Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer ?
4.    Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaanya?
5.    Sebutkan topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangan serta gambar topologinya?
Jawaban :
1.    Hub adalah sebuah piranti jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan antar piranti dengan kabel Ethernet atau serat optik agar bersikap sebagai network segment. Pusatan bekerja pada lapisan wujud (lapis 1) dalam acuan OSI (OSI model). Pusatan digunakan untuk mengalirhantarkan data dari client.
Fungsi HUB :
·         Bisa melakukan pengurangan, penambahan dan pemindahan unit komputer pada suatu jaringan komputer dengan mudah
·         Mampu memberikan manajemen service data informasi dan diagnostik yang terpusat
·         http://berselancar.com/shop/images/TL-SF1008P_3.0-03.jpgKemudahan dan fleksibilitas untuk menggunakan interface berbeda




Repeater  adalah berasal dari istilah telegrafi dan merujuk ke perangkat elektromekanis yang digunakan oleh tentara untuk isyarat telegraf. Dalam industri komunikasi wireless repeater adalah suatu alat penguat isyarat yang berfungsi untuk meningkatkan daya tangkap isyarat telepon genggam dalam suatu wilayah. Penguat isyarat terdiri dari antena penerima, penguat sinyal, dan antena pengirim sinyal.
Fungsi Repeater :
·         Koneksi tidak terputus saat melakukan koneksi internet
·         Isyarat menjadi stabil dan tidak naik-turun
·         Menjadikan modem tidak cepat panas
·         Komunikasi semakin lancar sekalipun di daerah terpencil dan sangat jauh dari pemukiman kota.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYFy8ERS7IOofRsmG9TQgwImXUpIkYJDArnx-Lswp39yIIP063Pg3T3yH6lLMb81iEu6Xjc11_wcbJ_jU48BAKqLqXEJKvYmeHCeGzBScam1KK4MJNQuhLtLFfEzQHqtF4ZlYZUohTcXQ/s1600/Veos_repeater_1.jpg
Bridge adalah sebuah komponen jaringan komputer yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat dipakai untuk menggabungkan 2 (dua) buah media jaringan yang berbeda, seperti misalnya antara media kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair) dengan kabel serat optic/dua buah arsitektur jaringan yang berbeda.
Fungsi Bridge : sebagai pembagi sebuah jaringan sehingga menjadi dua buah jaringan. Bridge dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar bisa berjalan dengan teratur.
Switch adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing shingga dia bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.




Fungsi Switch :
a.       Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal.
b.      Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
c.       Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).
Router adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer atau perangkat komputer yang tugasnya menyampaikan paket data melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, serta router ini berperan penting sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan/lebih.
Fungsi Router : sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lain. Perbedaan Router dengan Switch yaitu, kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu jaringan LAN.
Brouter adalah suatu alatpenghubung jaringan yang mengkombinasiakan fungsi router dan bridge.
Fungsi Brouter : mengatur lewatnya data sesuai dengan protocol yang dipakai dan menjebatani semua lalulintas data lain.
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan computer dengan satu atau lebih jaringan computer yang menggunakan protocol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari suatu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan computer lain yang protokolnya berbeda.
Fungsi gateway: melakukan protocol converting agar 2 arsitektur jaringan computer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.




2.      Cara kerja Hub adalah mengirimkan paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data diterima oleh seluruh komputer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali komputer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut dilakukan berulangkali walaupun paket data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan tabrakan paket data lebih sering terjadi.
Cara keja Switch adalah paket data dikirim melalui salah satu port pada switch, pengiriman paket data tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan transfer data lebih terjamin. maka tidak akan terjadi tabrakan paket data  karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang sama. Jumlah port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.
3.      Perbedaan antara TCP/IP dan OSI Layer
·         Perbedaan Penggunaan
Kedua model jaringan ini digunakan pada dua jaringan yang berbeda. Secara fisik  sama namun terdapat perbedaan yang mendasar diantara keduanya ketika berhubungan dengan user atau pengguna. TCP/IP lebih digunakan pada jaringan yang masih berbasis pada text, dos atau bentuk jaringan yang tidak mengacu pada user interface. Sedangkan OSI Model mempunyai penggunaan yang lebih mendetail tentang fungsionalitas dari aplikasi, user interface maupun komponen-komponen aplikasi yang lebih kompleks.
·         Perbedaan Antara Layer Pendukung Aplikasi
Baik TCP/IP maupun OSI model mempunyai layer yang mendukung aplikasi. Layer-layer tersebut mempunyai fungsionalitas yang sama namun berbeda pada detail fungsionalitas dan protokol-protokol yang bekerja di dalamnya. Untuk mendukung proses layer aplikasi, TCP/IP hanya menyediakan sebuah layer protokol. Sedangkan OSI Layer menyediakan 3 buah layer untuk mendukung aplikasi yaitu: application layer, presentation layer dan session layer. Ketiga layer ini mempunyai fungsi antara lain: untuk melakukan proses network, melakukan data representasi dan untuk melakukan interhost communication (mempertahankan sesi koneksi antara dua buah jaringan).


·         Perbedaan Antara Link Layer
Dalam Link layer terdapat masing-masing persamaan maupun perbedaan. Kedua model jaringan tersebut sama-sama menambahkan frame untuk menentukan alamat data tujuan maupun alamat data asal yang berupa mac address dari masing-masing piranti komputer. Alamat mac digunakan untuk memastikan agar data tersebut dapat diterima secara tepat dan konfirmasi dari penyempaian data dapat diterima oleh piranti komputer yang mengirimkan data. Pada OSI layer juga memuat tambahan berupa Physical data yang menjelaskan bagaimana data diubah dari bentuk data frame menjadi bit-bit yang disalurkan dari media transmisi data.

4.      Pengertian paket TCP dan paket UDP
TCP (Transmission Control Protocol) adalah protokol yang paling umum digunakan, karena kelebihannya yaitu adanya koreksi kesalahan. Dengan menggunakan TCP, maka proses pengiriman akan terjamin. Hal ini disebabkan karena adanya sebuah metode yang disebut flow control. Flow control menentukan kapan data harus dikirim kembali, dan kapan menghentikan aliran data paket sebelumnya, sampai data tersebut berhasil ditransfer. Hal ini karena jika paket data berhasil dikirim, dapat terjadi sebuah ‘tabrakan’. Ketika ini terjadi, maka klien akan meminta kembali paket dari server sampai seluruh paket berhasil ditransfer dan identik dengan aslinya.
UDP (User Datagram Protocol) adalah protokol umum lain yang digunakan dan merupakan connectionless. Hal ini berarti bahwa suatu paket yang dikirim melalui jaringan hingga sampai ke komputer lain tanpa membuat suatu koneksi. UDP tidak pernah digunakan untuk mengirim data penting seperti halaman web, informasi database, dan sebagainya. UDP biasanya digunakan untuk streaming audio dan video, karena kelebihan UDP yaitu menawarkan kecepatan transfer. UDP dapat lebih cepat daripada TCP karena pada protokol UDP tidak ada bentuk kontrol aliran dan koreksi kesalahan. Artinya UDP tidak mementingkan bagaimana keadaan koneksi, jadi jika terjadi pengiriman data maka tidak dijamin berhasil sampai atau tidaknya data tersebut. Pada UDP juga tidak ada pemecahan data, oleh karena itu tidak dapat melakukan pengiriman data dengan ukuran yang besar.

Perbedaan dari TCP dengan UDP :
TCP
·         Beroperasi berdasarkan konsep koneksi.
·         Jaminan pengiriman dan penerimaan data terpercaya dan teratur.
·         Secara otomatis memecah data ke dalam paket-paket data yang lebih kecil.
·         Tidak akan mengirimkan data terlalu cepat sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya.
·         Mudah untuk digunakan, transfer paket data seperti menulis dan membaca file.
UDP
·         Tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri.
·         Tidak ada jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan terpercaya dan teratur, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat, atau bahkan tidak sampai sama sekali.
·         Pemecahan ke dalam paket-paket dan proses pengirimannya dilakukan secara manual.
·         Harus membuat kepastian mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat sehingga internet masih dapat menanganinya.
·         Jika paket ada yang hilang, perlu dipikirkan di mana letak kesalahan yang terjadi dan mengirim ulang data yang diperlukan.




5.      Topologi Star
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap

Kelebihan dari Topologi Star :
·         Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut   dan station yang terpaut.
·         Tingkat keamanan termasuk tinggi.
·         Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
·         Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
·         Akses Kontrol terpusat.
·         Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
·         Paling fleksibel.
Kekurangan dari Topologi Star :
·         Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
·         Boros dalam pemakaian kabel.
·         HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
·         Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
·         Jaringan tergantung pada terminal pusat.
·         Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
·         Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
·         Gambar susah.

2. Topologi Ring
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap
Kelebihan Topologi Ring :
·         Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
·         Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
·         Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
·         Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
·         Hemat kabel
·         Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
Kekurangan dari Topologi Ring :
·         Peka kesalahan, sehingga jika terjadi gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
·         Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
·         Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
·         Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbahng topologi bintang.
·         Dapat terjadi collision (dua paket data tercampur).
·         Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.
3. Topologi Bus
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap
Kelebihan Topologi Bus :
·         Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
·         Hemat kabel.
·         Layout kabel sederhana.
Kekurangan Topologi Bus :
·         Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
·         Kepadatan pada jalur lalu lintas.
·         Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.



4. Topologi Jala
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap
Kelebihan Topologi Jala :
·         Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
·         Memiliki sifat Robust, yaitu apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
·         Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin
·         Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer
Kekurangan Topologi Jala :
·         Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
·         Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
·         Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
5. Topologi Pohon
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap
Kelebihan dari Topologi Pohon :
·         Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kekurangan dari Topologi Pohon :
·         Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
·         Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.



6. Topologi Linier
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Lengkap
Kelebihan Topologi Linier :
·         Hemat kabel
·         Tata letak kabel sederhana
·         Mudah dikembangkan
·         Tidak butuh kendali pusat
·         Penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
Kekurangan Topologi Linier :
·         Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
·         Kepadatan lalu lintas tinggi
·         Keamanan data kurang terjamin
·         Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah

·         Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar