|
NAMA :
Febri Dwinata Yonathan
NIM :
D1041141067
MK : JARINGAN KOMPUTER
KELAS : B |
1. Jelaskan
apa itu Hub, Repeater, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan
berikan contoh gambarnya?
2. Jelaskan
perbedaan cara kerja hub dan switch?
3. Jelaskan
perbedaan TCP/IP dan OSI layer?
4. Apa
yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
5. Sebutkan
topologi fisik jaringan?kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
Jawaban:
1.
1.Membuat jaringan lokal dari beberapa komputer
2. Mentransmisikan jaringan, terutama LAN
3. Penguat sinyal dari suatu jaringan
4. Mempengaruhi proses konektivitas antar jaringan
B.
Repeater
Repeater sering disebut juga sebagai Penguat Sinyal adalah
Alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer, dengan
cara menerima sinyal dari satu segmen kabel pada jaringan (LAN,MAN,WAN) yang
kemudian dipancarkan kembali dengan mempertahankan kekuatan sinyal asli yang
pertama diterima segmen kabel tsb. bisa juga mengembalikan kekuatan sinyal asli
seperti dari pusatnya.
1. Memperluas sinyal dari server.
2. Mengover
daerah-daerah yang lemah sinyal dari server (Pemancar).
3.Mempermudah
akses sinyal WIFI dari server.
4.
Meneruskan dan memperkuat sinyal.
5.Mempermudah
pengiriman data ataupun informasi
6.Tidak
perlu membangun jaringan kabel yang sangat panjang
C.
Switch
Switch
adalah suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk
menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar
atau menghubungkan komputer-komputer yang memiliki kebutuhan akan bandwidth
yang cukup besar.
Manajemen
lalu lintas yang terdapat pada suatu jaringan komputer, switch bertugas
bagaimana cara mengirimkan paket data untuk sampai ke tujuan dengan perangkat
yang tepat, Switch juga bertugas untuk mencari jalur yang paling baik dan
optimal serta memastikan pengiriman paket data yang efisien ketujuannya.
D.
Router
Router
merupakan perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan untuk
menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda. Router adalah sebuah
alat untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat
menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing.
Fungsi
Router
Router
memiliki fungsi utama untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik itu
secara statis ataupun DHCP atau Dynamic Host Configuration Procotol kepada semua komputer
yang terhubung ke router tersebut. Dengan adanya IP address yang unik yang
dibagikan router tersebut kepada setiap komputer dapat memungkinan setiap
komputer untuk saling terhubung serta melakukan komunikasi, baik itu pada LAN
atau internet.
E.
Brouter
perangkat
yang berfungsi baik sebagai jembatan dan router. Hal ini dapat meneruskan data
antara jaringan ( berfungsi sebagai jembatan ), tapi bisa juga rute data sistem
individu dalam jaringan ( yang berfungsi sebagai router ).Brouter
adalah teknologi perangkat keras jaringan komputer yang menggabungkan bridge
dan router. Bahkan secara tidak tepat seringkali disebut sebagai router multi
protokol. Walau pada kenyataannya ia lebih rumit dari pada apa yang disebut
router multiprotokol yang sebenarnya.

Fungsi Brouter
ujuan
utama dari sebuah jembatan untuk menghubungkan dua jaringan yang terpisah. Ini
hanya meneruskan paket yang datang dari satu jaringan ke yang berikutnya.
Router A, di sisi lain, lebih maju karena bisa rute paket ke sistem tertentu
yang terhubung ke router. Brouter A menggabungkan kedua fungsi dengan routing
beberapa data yang masuk ke sistem yang benar, sementara forwarding data lain
ke jaringan lain. Dengan kata lain, fungsi-fungsi brouter sebagai filter yang
memungkinkan beberapa data ke jaringan lokal, sementara mengarahkan data tidak
dikenal ke jaringan lain.
F.
Gateway
Gateway
adalah (gerbang jaringan) sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan
satu jaringan komputer dengan satu ataupun lebih jaringan komputer yang memakai
protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer
bisa diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau
berbeda. Itulah definisi gateway tersebut yang utama.
Fungsi Gateway
2. 2 .Hub
dan switch memiliki banyak perbedaan. Berikut adalah perbedaan antara switch
dan hub.
1. Bekerja
pada OSI Layer yang berbeda
Hub bekerja pada OSI
layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak berbeda seperti
kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja
pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.
2. Cara
kerja lebih simpel mana
Kerja hub hanya untuk
menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung.
Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses
informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari
setiap komputer dan perangkat yang tersambung.
3. Tingkat
Kehandalan
Walaupun cara kerja
dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub. Mengapa
demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua
pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh
switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung.
Sedangkan hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan mengirim sinyal.
Sedangkan hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan mengirim sinyal.
4. Kecepatan
transfer data
Karena switch
menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini
membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal
secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan
data tersebut.
5. Pengaturan
atau manageable
Hub sama sekali tidak
bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable bisa diatur untuk
memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan
dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN menjadi dua atau lebih
segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama,
hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.
6. Sistem
keamanan jaringan
Ketika data yang
dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh.
Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan
karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data
yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap
data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan
tidak akan sampai pada komputer tujuan.
7. Harga
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.
·
Didalam OSI Layer
terdapat tiga layer yang berkaitan dengan Aplikasi (Application, Presentation,
dan Session) sedangkan dalam TCP/IP hanya satu Layer yaitu Application Layer
·
Dalam OSI Layer Proses
komunikasi data di dalam jaringan secara physical, dimodelkan dalam dua layer
(Data Link dan Physical Layer) sedangkan pada TCP/IP dimodelkan dalam satu
layer yaitu Network Access.
·
Dalam OSI Layer memiliki
7(tujuh) Layer dalam menjelaskan proses komunikasi data di dalam jaringan sedangkan
pada TCP/IP hanya memiliki 4(empat) Layer
·
OSI Reference Model
bersifat sebagai model standar yang digunakan sebagai referensi dalam
menjelaskan proses komunikasi data untuk semua vendor dan sistem. Oleh karena
itu model ini tidak memiliki protocol standar sebagai protocol komunikas data
sedangkan dalam TCP/IP mempunyai protocol yang merupakan protocol
komunikasi data standar pada model ini.
4.
(TCP) adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan).
UDP adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.Perbedaannya,TCP adalah protocol yang berbasis koneksi sedangkan UDP adalah protocol tidak berbasis koneksi.
(TCP) adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan).
UDP adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.Perbedaannya,TCP adalah protocol yang berbasis koneksi sedangkan UDP adalah protocol tidak berbasis koneksi.
5.
1.Topologi BUS
1.Topologi BUS
Karakteristik Topologi BUS
Node – node dihubungkan secara serial
sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
Sangat sederhana dalam instalasi
Sangat ekonomis dalam biaya.
Paket‐paket data
saling bersimpangan pada suatu kabel
Tidak diperlukan hub, yang banyak
diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
Problem yang sering terjadi adalah jika
salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga
seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS
Topologi yang sederhana
Kabel yang digunakan sedikit untuk
menghubungkan komputer‐komputer
atau peralatan‐peralatan
yang lain
Biayanya lebih murah dibandingkan dengan
susunan pengkabelan yang lain.
Cukup mudah apabila kita ingin
memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS
Traffic (lalu lintas) yang padat akan
sangat memperlambat bus.
Setiap barrel connector yang digunakan
sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan
kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus.
Lebih lambat dibandingkan dengan
topologi yang lain.
2. Topologi STAR
Karakteristik Topologi STAR
Setiap node berkomunikasi langsung
dengan konsentrator (HUB)
Bila setiap paket data yang masuk ke
consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat
banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin
turun.
Sangat mudah dikembangkan
Jika salah satu ethernet card rusak,
atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan
masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan
keseluruhan tersebut.
Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis
UTP.
Keuntungan Topologi STAR
Cukup mudah untuk mengubah dan menambah
komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu
aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
Apabila satu komputer yang mengalami
kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati
seluruh jaringan star.
Kita dapat menggunakan beberapa tipe
kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe
kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi STAR
Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
Membutuhkan lebih banyak kabel karena
semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih
banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang
lain.
Jumlah terminal terbatas, tergantung
dari port yang ada pada hub.
Lalulintas data yang padat dapat
menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3. Topologi RING
Karaktristik Topologi RING
Node‐node dihubungkan
secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti
lingkaran.
Sangat sederhana dalam layout seperti
jenis topologi bus.
Paket‐paket data dapat
mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat
dihindarkan.
Problem yang dihadapi sama dengan
topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak
bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel
UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi RING
Data mengalir dalam satu arah sehingga
terjadinya collision dapat dihindarkan.
Aliran data mengalir lebih cepat karena
dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
Dapat melayani aliran lalulintas data
yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
Waktu untuk mengakses data lebih
optimal.
Kerugian Topologi RING
Apabila ada satu komputer dalam ring
yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi
keseluruhan jaringan.
Menambah atau mengurangi computer akan
mengacaukan jaringan.
Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4. Topologi MESH
Karakteristik Topologi MESH
Topologi mesh memiliki hubungan yang
berlebihan antara peralatan‐peralatan
yang ada.
Susunannya pada setiap peralatan yang
ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
Jika jumlah peralatan yang terhubung
sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan
dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi MESH
Keuntungan utama dari penggunaan
topologi mesh adalah fault tolerance.
Terjaminnya kapasitas channel
komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
Relatif lebih mudah untuk dilakukan
troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH
Sulitnya pada saat melakukan instalasi
dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang
terhubung semakin meningkat jumlahnya.
Biaya yang besar untuk memelihara
hubungan yang berlebih.
5. Topologi Tree

Kelebihan Topologi Tree
Kelebihan Topologi Tree
Seperti topologi star perangkat
terhubung pada pusat pengendali /HUB.
Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central
HUB,dan secondary HUB
Topologi tree ini memiliki keunggulan
lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi
Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kelemahan Topologi Tree
Kabel yang digunakan menjadi lebih
banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya ,
termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar