QUIS JARINGAN KOMPUTER
Nama : Lia Suci Fitriawati
NIM : D1041141039
Prodi : Informatika
Kelas :
B
MK : Jaringan Komputer
1.
Jelaskan apa itu
Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan
berikan contoh gambarnya?
Jawab :
·
Hub merupakan
alat penghubung antar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh
hub. Hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana ketika ada satu
paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub
yang sama dan semua komputer yang tersambung di hub yang sama dapat membaca
paket tersebut.
Hub berfungsi menghubungkan
komputer-komputer atau peralatan-peralatan jaringan lainnya.
·
Repeater
merupakan alat yang dapat menerima sinyal digital dan memperkuatnya untuk
diteruskan kembali.
Repeater berfungsi untuk memperkuat
sinyal di dalam jaringan komputer, dengan cara menerima sinyal dari satu segmen
kabel pada jaringan (LAN,MAN,WAN) dan memancarkannya kembali dengan
mempertahankan kekuatan sinyal asli yang pertama diterima segmen kabel
tersebut.
·
Bridge merupakan
alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN yang lain, apabila keduanya
menggunakan teknologi yang sama, misalnya dengan teknologi ethernet.
Bridge berfungsi memisahkan suatu paket
data yang harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yang
lain, apabila kedua jaringan terhubung.
·
Switch merupakan
alat yang menyaring/filter dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada di
sebuah LAN.
Switch berfungsi untuk memriksa dengan
seksama setiap paket data yang diterima, menentukan menentukan tujuan dan
sumber paket data yang melaluinya, dan memiliki kemampuan untuk mem-forward
setiap paket data dengan tepat.
·
Router merupakan
alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Proses routing terjadi pada lapisan 3 (lapisan jaringan seperti internet
protocol) dari stack protokol tujuh lapis OSI.
Router berfungsi sebagai penghubung
antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke
jaringan lainnya.
·
Brouter
merupakan alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge.
Brouter berfungsi mengatur lewatnya data
sesuai dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data
lain.
·
Gateway
merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer
dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi
yang berbeda sahingga informasi dari satu jaringan komputer dapat diberikan
kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.
Gateway
berfungsi melakukan protocol converting, agar dua arsitektur jaringan komputer
yang berbeda dapat berkomunikasi.
2.
Jelaskan perbedaan
cara kerja hub dan switch?
Jawab :
- Cara kerja hub
-
Bekerja pada
lapisan Physical
-
Meneruskan
sinyal
-
Tidak memiliki
pengetahuan tentang alamat tujuan
-
Penggunaannya
relatif mudah dan harga yang terjangkau
-
Hanya memiliki
satu buah domain collision
- Cara kerja switch
-
Bekerja di
lapisan Data Link
-
Setiap port
didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
-
Memiliki tabel
penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port
-
Memungkinkan
transmisi secara full duflex (dua arah)
3.
Jelaskan
perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
Jawab :
-
OSI layer
memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer.
-
TCP/IP layer
merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah Protocol
Independen.3.
-
Layer teratas
pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan sessiondirepresentasikan
kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP,yaitu layer.
-
Semua standard
yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secaracuma-cuma dari
berbagai komputer di InterNet, tidak seperti OSI.
-
Perkembangan
ISO/OSI tersendat tidak seperti TCP/IP.
-
Untuk jangka
panjang, kemungkinan TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringankomputer, tidak
seperti OSI.
-
OSI
mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCPmengembangkan modelnya
setelah sudah diimplementasikan.
-
TCP/IP mengombinasikan
presentation dan session layer OSI ke dalam applicationlayer.
-
TCP/IP
mengombinasikan data link dan physical layers OSI ke dalam satu layer.
-
TCP/IP lebih
sederhana dengan 4 layer.
-
TCP/IP lebih
kredibel karena protokolnya. Tidak ada network dibangun dengan protokol
OSI,walaupun setiap orang menggunakan model OSI untuk memandu pikiran mereka.
4.
Apa yang
dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
Jawab :
TCP
(Transmission Control Protocol) adalah protokol yang paling umum digunakan pada
dunia internet, karena kelebihan TCP yaitu adanya koreksi kesalahan.
UDP (User
Datagram Protocol) adalah protokol umum lainnya yang digunakan pada dunia
internet dan merupakan connectionless.
Perbedaan antara
paket TCP dan paket UDP:
- TCP
-
Beroperasi
berdasarkan konsep koneksi.
-
Jaminan
pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur.
-
Secara otomatis
memecah data ke dalam paket-paket.
-
Tidak akan
mengirimkan data terlalu cepat sehingga memberikan jaminan koneksi internet
dapat menanganinya.
-
Mudah untuk
digunakan, transfer paket data seperti menulis dan membaca file.
- UDP
-
Tidak
berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri.
-
Tidak ada
jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan reliable dan teratur,
sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat, atau bahkan tidak sampai
sama sekali.
-
Pemecahan ke
dalam paket-paket dan proses pengirimannya dilakukan secara manual.
-
Harus membuat
kepastian mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat sehingga
internet masih dapat menanganinya.
-
Jika paket ada
yang hilang, perlu dipikirkan di mana letak kesalahan yang terjadi dan mengirim
ulang data yang diperlukan.
5.
Sebutkan
topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
Jawab :
a.
Topologi BUS
Kelebihan:
-
Bus adalah
topologi yang sederhana, dapat diandalkan untuk penggunaan pada jaringan yang
kecil, mudah untuk digunakan, dan mudah untuk dimengerti.
-
Bus hanya
membutuhkan kabel dalam jumlah yang sedikit
-
Cukup mudah
apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus
Kekurangan:
-
Sangat sulit
untuk melakukan troubleshoot pada bus
-
Traffic (lalu
lintas) yang padat akan sangat memperlambat Topologi BUS
-
Sangat lambat
dibandingkan dengan topologi yang lain.
b.
Topologi Star
Kelebihan:
-
Setiap node berkomunikasi
langsung dengan konsentrator (HUB)
-
Bila setiap
paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh
node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja
jaringan akan semakin turun.
-
Sangat mudah
dikembangkan
Kekurangan:
-
Boros kabel
-
Perlu penanganan
khusus
-
Jika Hub Rusak
maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.
c.
Topologi Ring
Kelebihan:
-
Tidak ada
komputer yang memonopoli jaringan, karena setiap komputer mempunyai hak akses
yang sama terhadap token.
-
Data mengalir
dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
Kekurangan:
-
Apabila ada satu
komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan
jaringan.
-
Sulit untuk
mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
-
Menambah atau
mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
-
Sulit untuk
melakukan konfigurasi ulang.
d.
Topologi Mesh
Kelebihan:
-
Relatif lebih
mudah untuk dilakukan troubleshoot.
-
Keuntungan utama
dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
-
Terjaminnya
kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
Kekurangan:
-
Sulitnya pada
saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer
dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
-
Biaya yang besar
untuk memelihara hubungan yang berlebih.
e.
Topologi Tree
Kelebihan:
-
Scalable,
level-level dibawah level utama dapat menambahkan node baru dengan mudah.
-
Koneksi terjadi
secara point to point.
-
Manajemen mudah karena
mudah melakukan identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
-
Mudah di
kembangkan.
Kekurangan:
-
Pada area yang
luas sulit untuk melakukan perawatan jaringan.
-
Karena topologi
ini adalah varian dari topologi BUS maka jika kabel backbone (kabel utama
penyedia arus data) rusak maka seluruh jaringan akan down).
-
Dapat terjadi
tabrakan file data (collision).
-
Lebih sulit
untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel dari pada topologi lain.
-
Jika salah satu
node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak.
-
Kabel yang
digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang
dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.














Tidak ada komentar:
Posting Komentar