QUIS JARINGAN KOMPUTER
NAMA :
Mia Helmalia Haldy
NIM :
D1041141061
PRODI :
TEKNIK INFORMATIKA
KELAS :
B
MATAKULIAH :
JARINGAN KOMPUTER
Dosen Pembimbing :M.
Azhar Irwansyah.ST.M.Eng
1.
Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch,
Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
2.
Jelaskan perbedaan cara kerja Hub dan Switch?
3.
Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
4.
Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket
UDP? Jelaskan perbedaannya?
5.
Sebutkan topologi fisik jaringan? Kelebihan dan
kekurangannya serta gambar topologinya?
JAWABAN:
1.
Yang dimaksud dengan:
·
Hub merupakan
alat penghubung antar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh
hub. Hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana ketika ada satu
paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub
yang sama dan semua komputer yang tersambung di hub yang sama dapat membaca
paket tersebut.
§ Hub berfungsi menghubungkan komputer-komputer atau
peralatan-peralatan jaringan lainnya.
·
Repeater
merupakan alat yang dapat menerima sinyal digital dan memperkuatnya untuk
diteruskan kembali.
§ Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal di dalam
jaringan komputer, dengan cara menerima sinyal dari satu segmen kabel pada
jaringan (LAN,MAN,WAN) dan memancarkannya kembali dengan mempertahankan
kekuatan sinyal asli yang pertama diterima segmen kabel tersebut.
·
Bridge merupakan
alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN yang lain, apabila keduanya
menggunakan teknologi yang sama, misalnya dengan teknologi ethernet.
§ Bridge berfungsi memisahkan suatu paket data yang
harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yang lain, apabila
kedua jaringan terhubung.
·
Switch merupakan
alat yang menyaring/filter dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada di
sebuah LAN.
§ Switch berfungsi untuk memriksa dengan seksama
setiap paket data yang diterima, menentukan menentukan tujuan dan sumber paket
data yang melaluinya, dan memiliki kemampuan untuk mem-forward setiap paket
data dengan tepat.
·
Router merupakan
alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Proses routing terjadi pada lapisan 3 (lapisan jaringan seperti internet
protocol) dari stack protokol tujuh lapis OSI.
§ Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau
lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
·
Brouter
merupakan alat penghubung jaringan yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge.
§ Brouter berfungsi mengatur lewatnya data sesuai
dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data lain.
·
Gateway
merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer
dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi
yang berbeda sahingga informasi dari satu jaringan komputer dapat diberikan
kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.
§ Gateway
berfungsi melakukan protocol converting, agar dua arsitektur jaringan komputer
yang berbeda dapat berkomunikasi.
2.
Perbedaan cara kerja Hub dan Switch
Hub dan Switch
merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan
komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer.
Biasanya alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network).
a.
Cara kerja hub
Cara kerja Hub adalah dengan cara mengirimkan sinyal
paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data tersebut diterima oleh
seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang
mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data
telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih
sering terjadi.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port
pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke
setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port
yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang
tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port.
Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung
pada komputer menjadi lambat.
b.
Cara kerja Switch
Switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC
address pada NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada
siapa paket ini akan diterima. Jika ada collision yang terjadi merupakan collision
pada port-port yang sedang saling berkirim paket data.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada
switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak
terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth
yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.
Dari
keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa switch lebih baik daripada hub baik
secara perbandingan konseptual maupun secara prinsip kerjanya yang dapat membuat
terjadinya collosion.
3.
Perbedaan TCP/IP dan OSI Layer
-
OSI layer
memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer.
-
Layer teratas
pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan sessiondirepresentasikan
kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP,yaitu layer.
-
Semua standard
yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secaracuma-cuma dari
berbagai komputer di InterNet, tidak seperti OSI.
-
Perkembangan
ISO/OSI tersendat tidak seperti TCP/IP.
-
Untuk jangka
panjang, kemungkinan TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringankomputer, tidak
seperti OSI.
4.
Yang dimaksud dengan:
a)
Paket TCP
Paket TCP(Transmission Control Protocol) adalah protokol yang paling umum
digunakan pada dunia internet.
b)
Paket UDP(User Datagram Protocol) merupakan
protokol umum lainnya yang digunakan pada dunia internet dan merupakan Connectionless.
Perbedaan:
a)
TCP
·
Beroperasi berdasarkan konsep koneksi
·
Jaminan pengiriman-pengiriman data akan reliable
dan teratur
·
Secara otomatis memecah data ke dalam
paket-paket.
·
Tidak akan mengirimkan data terlalu cepat
sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya.
·
Mudah untuk digunakan, transfer paket data
seperti menulis dan membaca file.
b)
UDP
·
Tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus
membuat kode sendiri.
·
Tidak ada jaminan bahwa pengiriman dan
penerimaan data akan reliable dan teratur, sehingga paket data mungkin dapat
kurang, terduplikat, atau bahkan tidak sampai sama sekali.
·
Pemecahan ke dalam paket-paket dan proses
pengirimannya dilakukan secara manual.
·
Harus membuat kepastian mengenai proses transfer
data agar tidak terlalu cepat sehingga internet masih dapat menanganinya.
·
Jika paket ada yang hilang, perlu dipikirkan di
mana letak kesalahan yang terjadi dan mengirim ulang data yang diperlukan.
5.
Topologi fisik jaringan:
a)
Topologi Bus atau Linier
Topologi linier Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa
penggunaan kabel Coaxial menjamur.Dengan menggunakan T-Connector(dengan terminator
50ohm pada ujung network),maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa
dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
·
Kelebihan topologi Bus :
-
Layout kabel sederhana sehingga instalasi
relatif lebih mudah
-
Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi
komunikasi antar client lainnya
-
Hemat kabel sehingga biaya instalasi relatif
lebih murah
-
Penambahan dan pengurangan terminal dapat
dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
·
Kekurangan topologi Bus :
-
Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka
komunikasi gagal
-
Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian
gangguan menjadi sulit
-
Kemungkinan akan terjadi tabrakan data(data
collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan ini akan menurunkan
kecepatan komunikasi.
-
Keamanan data kurang terjamin
-
Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Gambar:
b)
Topologi Ring
Disebut topologi ring karena bentuknya seperti cincing yang melingkar.
Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini
hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat
berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
·
Kelebihan topologi ring :
-
Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat
-
Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat
melayani data dari kiri atau kanandari server
-
Trasmisi data yang relatif sederhana seperti
perjalanan paket data dalam satu arah saja.
·
Kekurangan topologi ring :
-
Kerusakan pada salah satu media
pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan
-
Paket data harus melewati setiap komputer antara
pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat
-
Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena
penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudahhabis.
Gambar:
c)
Topologi Star
Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang
disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua
komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
·
Kelebihan topologi star :
-
Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke
simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah
-
Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
-
Kegagalan pada satu komponen/terminal tidak
mempengaruhi komunikasi terminal lain.
-
Kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam
deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan.
·
Kekurangan topologi star :
-
Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat)
memutuskan semua komunikasi
-
Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah
HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin
banyak semakin lambat.
-
Boros dalam penggunaan kabel
-
Kondisi HUB harus tetap dalam kondisi baik,
kerusakan HUB berakibat lumpuhnya seluruh link dalam jaringan sehingga computer
tidak dapat saling berkomunikasi.
Gambar:
d)
Topologi Tree
Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media
transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
·
Kelebihan topologi tree :
-
Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to
point
-
Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang
memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
-
Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi
bagian yang lebih mudah diatur
-
Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih
mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang
dimiliki oleh HUB.
·
Kekurangan topologi tree :
-
Karena bercabang maka diperlukan cara untuk
menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
-
Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi
dari terminal terminal dalam jaringan.
-
Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak
sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di
dalamnya adalah tata letak ruangan.
-
HUB menjadi elemen kritis.
Gambar:
e)
Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi.
Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada
kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi. setiap perangkat Setiap
prrangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam
jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi
langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
·
Kelebihan topologi mesh :
-
Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat
tujuan.
-
Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan
tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus
untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
-
Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi
gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel
koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi
koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
-
Mudah dalam proses identifikasi permasalahan
pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
·
Kekurangan topologi mesh :
-
Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak
kabel sehingga butuh banyak biaya.
-
Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena
komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
-
Biaya yang besar untukmemelihara hubungan yang
berlebih.
Gambar:



Tidak ada komentar:
Posting Komentar