Nama : Aldi
Reynaldi
3. Perbedaannya:
NIM :
D1041141019
KUIS JARINGAN
KOMPUTER
- Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateaway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
- Jelaskan perbedaan cara kerja hub dan switch!
- Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer!
- Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
- Sebutkan topologi fisik jaringan! Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
Jawab:
1. Hub
adalah perangkat yang digunakan untuk menggandakan frame data yang berasal dari
salah satu komputer ke semua port yang ada pada hub tersebut, hal ini
menyebabkan semua komputer yang terhubung dengan port hub akan menerima data
juga.
Fungsi:
- Bekerja pada lapisan fisikal
- Meneruskan sinyal
![]() |
| Gambar Hub |
Repeater
adalah perangkat yang menerima sinyal kemudian memperkuatnya dan mengirim
kembali sinyal tersebut ke tempat lain, hal ini menyebabkan sinyal dapat
menjangkau ke tempat-tempat yang jauh.
Fungsi:
- Pada OSI, bekerja pada lapisan physical
- Meneruskan dan memperkuat sinyal
![]() |
| Gambar Repeater |
Bridge
adalah perangkat yang dapat menghubungkan beberapa segmen dalam sebuah
jaringan. Berbeda dengan hub, bridge dapat mempelajari MAC address tujuan.
Sehingga jika sebuah computer mengirim data untuk komputer tertentu, maka
bridge akan mengirim data melalui port yang terhubung dengan computer tujuan
saja. Jika bridge belum mengetahui port mana yang terhubung dengan komputer
tujuan, maka kan mencoba mengirim pesan broadcast ke semua port (kecuali port
computer yang mengirim). Jika port tujuan telah diketahui, maka untuk
selanjutnya hanya port itu saja yang akan dikirim data. Bridge juga dapat
mem-filter trafik di antara 2 (dua) segmen LAN. Bridge bekerja di layer Data
Link.
Fungsi:
- Bekerja di lapisan Data Link
- Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
- Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing-masing port
![]() |
| Gambar Bridge |
Switch
adalah perangkat yang dapat digunakan dalam membangun internetwork.
Perlatan switch didesain dengan tujuan yang berbeda dengan repeater, bridge,
dan router. Jika perangkat jaringan yang terhubung pada sebuah LAN terlalu
banyak, maka kebutuhan transmisi meningkat melebihi kapasitas yang mampu
dilayani oleh media tranmisi jaringan. Cara kerja switch mirip dengan bridge,
sehingga kadangkala switch disebut sebagai multiple bridge dan setiap host yang
terkoneksi akan mendapatkan full bandwidth. Switch memiliki beberapa kelebihan
dibandingkan bridge antara lain dalam hal forwarding method paket yang
dilewatkan.
Fungsi:
- Bekerja di lapisan Data Link
- Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)
![]() |
| Gambar Switch |
Router
adalah perangkat yang dapat menghubungkan satu jaringan dengan jaringan
yang lain. Sepintas lalu router mirip dengan bridge, namun router lebih cerdas dibandingkan
dengan bridge. Router bekerja menggunakan routing table yang disimpan di
memorinya untuk membuat keputusan tentang ke mana dan bagaimana paket
dikirimkan. Router dapat memutuskan rute terbaik yang kan ditempuh oleh paket
data. Router akan memutuskan media fisik jaringan yang disukai dan yang tidak
disukai. Protokol routing dapat mengatisipasi berbagai kpndisi yang tidak
dimiliki oleh peralatan bridge. Router bekerja pada layer network.
Fungsi:
- Penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya
- Menyaring atau memfilter lalu lintas data
- Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
![]() |
| Gambar Router |
Gateway
adalah suatu perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan dua
jaringan. Kadang kala gateway juga
dianggap sebagai IP router. Gateway bekerja dan bertugas melewatkan paket
antara jaringan dengan protokol yang berbeda.
Fungsi:
- Penghubung antara LAN dengan internet
- Melewatkan paket antara jaringan dengan protokol berbeda
![]() |
| Gambar Brouter |
2. Cara kerja hub adalah menyalin paket yang tiba
di salah satu port ke port-port yang lain di hub. Hub membagi bandwidth ke
masing-masing port. Ketika hanya satu PC yang terhubung maka akan mendapat
akses bandwidth secara maksimum, apabila banyak PC yang terhubung dalam
jaringan tersebut maka bandwidth akan dibagi ke semua PC.
Sedangkan cara kerja switch adalah
menganalisa seluruh isi paket sebelum diteruskan ke tujuannya, switch akan
memeriksa satu persatu paket agar tidak mengganggu jaringan, bedanya dengan
hub, switch akan mengalokasikan bandwidth secara penuh untuk setiap port. Lalu
switch melakukan transmisi secara 2 arah (dull duplex).
3. Perbedaannya:
- Di dalam OSI layer terdapat tiga layer yang berkaitan dengan aplikasi (Application, Presentation, dan Session) sedangkan TCP/IP hanya satu layer yaitu Application Layer.
- Di dalam OSI layer, proses komunikasi data di dalam haringan secara physical, dimodelkan dalam dua layer (Data Link dan Physical layer) sedangkan TCP/IP dimodelkan delam satu layer yaitu Network Access.
- Di dalam OSI layer memiliki 7 layer dalam menjelaskan proses komunikasi data di dalam jaringan sedangkan pada TCP/IP hanya mrmiliki 4 layer.
- OSI Reference Model bersifat sebagai model standar yang digunakan sebagai referensi dalam menjelaskan proses komunikasi data untuk semua vendor dan sistem, model ini tidak memiliki protokol standar sebagai protokol media komunikasi. Sedangkan TCP/IP mempunyai protokol yang merupakan protokol komunikasi data standar pada model ini.
5. Topologinya:
Kelebihan Topologi Bus
- Topologi yang sederhana.
- Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain.
- Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
- Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan Topologi Bus
- Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
- Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
- Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
- Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
Topologi
Star
Kelebihan Topologi Star
- Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedangbberlangsung.
- Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computerbtersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
- Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hubbyang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star
- Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
- Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
- Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
- Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
Kelebihan Topologi Ring
- Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
- Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
- Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau ke kanan.
- Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring
- Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan memengaruhi keseluruhan jaringan.
- Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
- Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
Topologi
Mesh
Kelebihan Topologi Mesh
- Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
- Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
- Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh
- Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan‐peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
- Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar