Jumat, 22 Januari 2016

QUIZ JARINGAN KOMPUTER

NAMA :           KHAIRINI
NIM     :           D1041141047

QUIZ JARINGAN KOMPUTER
SOAL!
1. Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Swicth, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
2. Jelaskan perbedaan cara kerja Hub dan Swicth?
3. Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
4. Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya
5. Sebutkan topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangan serta gambar topologinya?

JAWABAN :
1. Penjelasan Hub, Repeater, Bridge, Swicth, Router, Brouter dan Gateway serta fungsinya dan berikan contohnya.
·         Switch adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan komputer. Switch mengenal MAC Adressing shingga dia bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.
Fungsi Switch diantaranya:
Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).

·         Hub merupakan perangkat keras yang sangat penting dalam jaringan komputer, Hub sangat mempengaruhi proses koneksi antar komputer sehingga jika Hub mengalami kerusakan maka seluruh jaringan komputer akan terputus dan terganggu. Hub berfungsi sebagai peragkat keras penerima sinyal dari sebuah komputer dan merupakan titik pusat yang menghubungkan ke seluruh komputer dalam jaringan tersebut. Hub juga berperan sebagai penguat sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung. Berdasarkan Fungsinya Hub dibedakan menjadi 2 macam yakni:
a.       Hub pasif merupakan hub yang berfungsi sebagai pemmisah atau pembagi jaringan, akan tetapi tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
b.      Hub Aktif berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan, Akan tetapi Hub aktif membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.

·         Repeater adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) & untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI (accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.
Fungsi Repeater diantaranya:
·         Untuk mengover daerah-daerah yang sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
·         Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari Server (pemancar).
·         Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang berasal dari Server.


·   Router merupakan salah satu perangkat dalam dunia jaringan komputer. Pengertian Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan atau network, baik jaringan yang menggunakan teknologi sama atau yang berbeda, misalnya menghubungkan jaringan topologi Bus, topologi Star atau topologi Ring. Karena router ini menghubungkan beberapa jaringan tentunya router berbeda dengan Switch. Switch hanya perangkat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer sehingga membentuk LAN atau local area network. Sedangkan router adalah perangkat yang menghubungkan satu LAN dengan banyak LAN lainnya. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

·     Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda. Fungsi dari bridge yaitu membagi sebuah jaringan menjadi sebuah jaringan. Bridge juga dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur.

·       Brouter adalah perangkat yang berfungsi baik sebagai jembatan dan router. Hal ini dapat meneruskan data antara jaringan ( berfungsi sebagai jembatan ), tapi bisa juga rute data sistem individu dalam jaringan ( yang berfungsi sebagai router ). Tujuan utama dari sebuah jembatan untuk menghubungkan dua jaringan yang terpisah. Ini hanya meneruskan paket yang datang dari satu jaringan ke yang berikutnya. Router A, di sisi lain, lebih maju karena bisa rute paket ke sistem tertentu yang terhubung ke router. Brouter A menggabungkan kedua fungsi dengan routing beberapa data yang masuk ke sistem yang benar, sementara forwarding data lain ke jaringan lain. Dengan kata lain, fungsi-fungsi brouter sebagai filter yang memungkinkan beberapa data ke jaringan lokal, sementara mengarahkan data tidak dikenal ke jaringan lain. Sementara istilah ” brouter ” digunakan untuk menggambarkan jembatan / perangkat router, brouters sebenarnya cukup langka. Sebaliknya, sebagian besar brouters hanya router yang telah dikonfigurasi untuk juga berfungsi sebagai jembatan. Fungsi ini sering dapat diimplementasikan dengan menggunakan interface router software. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi router untuk hanya menerima data dari protokol tertentu dan sumber data, sementara forwarding data lain ke jaringan lain.

·  Gateway adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu ataupun lebih jaringan komputer yang memakai protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer bisa diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau berbeda. Gateway berfungsi melakukan protocol converting agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.




 2. Perbedaan cara kerja Hub dan Switch
            Hub dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang menggukan kedua device ini adalah topologi star. Berikut ini adalah penjelasan kedua alat tersebut.
·  Fungsi hub adalah menghubungkan beberapa komputer untuk sharing, cara kerjanya juga tak beda dengan pada USB hub, membagi sejumlah bandwidth yang ada. Jika dalam satu jaringan misal ada 4 komputer yang terhubung dan kemampuan sebuah hub adalah 100 MB/detik maka jika salah satu komputer melakukan transfer data maka sejumlah bandwidth tersebut akan terpakai penuh. Sebaliknya jika dalam waktu bersamaan, misal 2 komputer transfer data bareng-bareng maka 100 MB tersebut akan dibagi menjadi 100 MB/2, dan masing- masing akan mendapat 50 MB/detik, namun dalam prakteknya tidak seperti itu, fungsi kerja hub akan menggunakan sistem antrian bahkan akan terjadi collision ( tabrakan ), misal ada komputer sebut saja A, B, C dan D. Jika komputer A dan B melakukan transfer data ke komputer yang sama misal C maka kemungkinan terjadi collision sangat besar, tidak bisa 100 M dibagi 2 komputer. Selain terjadi collision, transfer data tersebut akan mengalami antrian. Demikian pula jika komputer A ke B dan C ke D dalam satu hub maka transfer datanya akan dibagi menjadi 2, namun dalam prakteknya juga tidak akan sama dengan teori, karena hub menggunakan sistem antrian.
·     Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan denganforwarding berdasarkan alamat MAC). Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge. Cara kerja Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan komputer ataurouter ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.

3. Model OSI dan model referensi TCP/IP memiliki banyak kesamaan. Keduanya didasarkan pada konsep stack protokol independen. Selain itu, fungsi dari layer-layer yang terdapat di dalamnya juga hampir sama. Misalnya, dalam kedua model tersebut terdapat Transport Layer yang berfungsi untuk memberikan layanan transport network-independent end-to-end untuk memproses komunikasi data. Sehingga layer ini membentuk transport provider. Pada model TCP/IP, protokol-protokol yang ada tidak dedesain secara kaku seperti layer-layer pada model OSI. Pada TCP/IP terdapat 4 layer fungsional yang merupakan turunan dari area operasi protokol pada layer-layer tersebut, yaitu area software application, koneksi transport end-to-end, internetworking, dan direct links menuju node lain pada local network.
       OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer:
a. Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
b.    Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
c.     Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.

·     TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”.

4. Pengertian serta perbedaan TCP dan UDP
·         TCP (Transmission Control Protocol) adalah salah satu jenis protokol yang  memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan. Sedangkan UDP (User Datagram Protocol) adalah salah satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak handal (unreliable), tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
·         UDP ( User Datagram Protocol ) adalah transport layer yang tidak handal (unreliable), connectionless dan merupakan kebalikan dari transport layer TCP. Dengan menggunakan UDP, setiap aplikasi socket dapat mengirimkan paket – paket yang berupa datagram. Istilah datagram diperuntukkan terhadap paket dengan koneksi yang tidak handal ( unreliable service ). Koneksi yang handal selalu memberikan keterangan apabila pengiriman data gagal, sedangkan koneksi yang tidak handal tidak akan mengirimkan keterangan meski pengiriman data gagal.
Contoh aplikasi yang menggunakan protocol TCP :
a.       TELNET
b.      FTP (File Transfer Protocol)
c.       SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
d.      Contoh aplikasi yang menggunakan protocol UDP
e.       DNS (Domain Name System)
f.        SNMP (Simple Network Management Protocol)
g.       TFTP (Trivial File Transfer Protocol
h.      SunRPC

5.  Jenis-jenis Topologi Jaringan Fisik (Physical Topology)
a.       Topologi Start (Bintang)
           Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
b.      Topologi Ring (Cincin)
      Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
c.       Topologi bus
      Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
d.      Topologi mesh 
      Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
e.       Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
      Topologi Hierarchical / Tree (Pohon) adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
f.        Topologi Extended Star
           Topologi Extended Star merupakan pemetaan dalam menggambarkan jaringan hasil pengembangan lanjutan dari topologi start (Bintang).
g.       Topologi Linier (Runtut)
                   Topologi Linier (Runtut) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar