Dikerjakan Oleh
Nama
: Wensi Sekarsari
Nim
: D1041141011
Prodi
: Informatika
Kelas
: B
Mata Kuliah : Jaringan Komputer
Mata Kuliah : Jaringan Komputer
Quiz
Soal
1. Jelaskan apa
itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa
fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
2. Jelaskan perbedaan
cara kerja hub dan switch?
3. Jelaskan perbedaan
TCP/IP dan OSI Layer?
4. Apa yang dimaksud
dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
5. Sebutkan topologi
fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
1. Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway
· Hub adalah sebuah perangkat penghubung antar
komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub berfungsi sebagai multiport repeater yang mendukung kabel twisted pair dalam topologi star.
· Repeater adalah sebuah perangkat jaringan
komputer yang berfungsi untuk memperluas jangkauan sinyal Wifi yang belum
tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal Wifi.
· Switch adalah Sebuah alat yang menyaring/filter
dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher
berfungsi untuk menguatkan sinyal dan juga dapat melihat frame-frame data yang lebih efisien dari bridge.
· Bridge bekerja pada data link layer pada OSI.
bridge adalah alat yang digunakan pada suatu jaringan yang berfungsi untuk
memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segment yang lebih kecil.
· Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang
mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya,
melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.Fungsi Router Router
berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan
data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
· Brouter adalah suatu alat penghubung jaringan
yang mengkombinasikan fungsi router dan bridge. Alat ini mengatur lewatnya data
sesuai dengan protokol yang dipakai dan menjembatani semua lalu lintas data
lain.
· Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan
untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan
komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi
dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang
protokolnya berbeda.
2. Perbedaan cara kerja antara Hub dan Switch terletak
dari bagaimana paket data / informasi yang dikirim kepada mereka akan
diproses.
· Dalam Hub ketika data masuk, Hub akan mengambil
data tersebut dan akan mentransmisikannya ke setiap komputer yang terhubung ke
Jaringan. Hal itu berbeda dengan Switch, ia akan menerima data tersebut dan
hanya akan mengirimkannya ke komputer yang berkepentingan menerima data
tersebut. Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda
secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer
dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan.
3.
Terdapat beberapa perbedaan antara TCP/IP dengan OSI
diantaranya adalah :
· OSI Layer memiliki 7 layer, sedangkan TCP/IP hanya memiliki 4
layer.
· TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”,
sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen 3”.
· Pada TCP/IP untuk mendukung proses layer
aplikasi hanya menyediakan sebuah layer protokol, Sedangkan OSI Layer
menyediakan 3 buah Layer untuk mendukung aplikasi yaitu application layer,
presentation layer, dan session layer.
· Semua standard yang digunakan pada jaringan
TCP/IP dapat diperoleh secara gratis di internet, berbeda halnya dengan OSI.
· TCP/IP lebih kredibel karena protokolnya,
Sedangkan pada protokol OSI tidak terdapat network yang dibangun.
4.
Pengertian dan perbedaan TCP dan UDP
-
Transmission Control Protocol (TCP) adalah salah satu
jenis protokol yang memungkinkan
kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network
(jaringan).
-
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah
salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang
tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam
jaringan yang menggunakan TCP/IP.
Perbedaan antara paket TCP dan Paket UDP diantaranya
adalah sebagai berikut :
· TCP beroperasi bedasarkan konsep koneksi
sedangkan UDP tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode
sendiri.
· TCP memiliki jaminan pengirim-penerimaan data
akan reliable dan teratur, sedangkan UDP tidak terdapat jaminan tersebut.
· Secara otomatis memecah data ke dalam
paket-paket, sedangkan UDP pemecahan ke dalam paket-paket dan proses pengirimannya
dilakukan secara manual.
· Tidak akan mengirimkan data terlalu cepat
sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya Sedangkan UDP
harus membuat kepastian mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat
sehingga internet masih dapat menanganinya.
· Mudah untuk digunakan, transfer paket data
seperti menulis dan membaca file, sedangkan UDP Jika paket ada yang hilang,
perlu dipikirkan di mana letak kesalahan yang terjadi dan mengirim ulang data
yang diperlukan.
5.
– Topologi Bus
Kelebihan Topologi Bus
· Hemat Kabel
· Layout kabel sangat sederhana
· Biaya instalasi relatif lebih murah
· Penambahan workstation baru mudah dilakukan tanpa mengganggu workstation yang lain
Kekurangan Topologi Bus
· Sulit melakukan pelacakan masalah
· Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (tabrakan pengiriman data)
· Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segment kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi.
–
Topologi Star
Kelebihan Topologi Star
· Tahan terhadap arus lalu lintas jaringan yang sibuk
· Tingkat keamanan cukup tinggi
· Penambahan ataupun pengurangan station dapat dillakukan dengan mudah
· Kerusakan pada satu saluran tidak mempengaruhi saluran yang lain
· Mudah dalam mendeteksi kerusakan dan kesalahan pengelolaan dalam jaringan
Kekurangan Topologi Star
· Jika Node tengah mengalami gangguan atau kerusakan maka rangkaian jaringan berhenti
· Pemakaian kabel jaringan sangat banyak
· Jaringan sangat tergantung dari terminal pusat
· Biaya pengadaan jaringan lebih mahal dari pada topologi bus dan ring
· Peran HUB merupakan elemen kritis dan sangat sensitif perlu dijaga jangan sampai bermasalah, penambahan komputer bisa mempengaruhi kecepatan transfer data.
–
Topologi Ring
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)
· Hemat Kabel Jaringan
· Tidak akan terjadi bentrokan atau tabrakan pengiriman data
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)
· Jika terjadi gangguan satu titik node mengakibatkan semua jaringan terganggu
· Sulit mendeteksi gangguan dan kerusakan yang terjadi
· Pengembangan jaringan agak kaku
–
Topologi Fully-Connected (Mesh)
Kelebihan Topologi Mesh
· Minimnya masalah lalu lintas jaringan karena penggunaan jalur khusus
· Apabila terjadi kerusakan pada suatu jalur, tidak akan mengganggu keseluruhan sistem
· Privasi dan keamanan terjamin
· Identifikasi kesalahan lebih mudah
Kekurangan
· Pengkabelan yang rumit
· Butuh biaya yang besar
· Membutuhkan I/O port yang banyak











Tidak ada komentar:
Posting Komentar