NIM : D1041141017
Prodi : Teknik Informatika
Kelas : B
SOAL
1. Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
2. Jelaskan perbedaan cara kerja hub dan switch?
3. Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
4. Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
JAWAB
1. Hub
adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical
Layer. Sehingga Hub hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung ataupun
concentrator saja, serta hanya menguatkan sinyal di kabel Unshielded
Twisted-Pair (UTP). Hub tak mengenal MAC Addressing atau Physical Addressing
shingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan shingga collision tak
bisa dihindari dari penggunaan Hub tersebut.
Fungsi Hub :
a.
Memfasilitasikan penambahan penghilangan
ataupun penambahan workstation.
b.
Menambah jarak network (bisa berfungsi
sebagai repeater).
c.
Menyediakan/memfasilitasi fleksibilitas
dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Toket ring dan FDDI)
d.
Menawarkan feature-featur yang fault
tolerance (Isolasi Kerusakan).
e.
Memberikan menegement yang
tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic).
Repeater
adalah alat jaringan kpmputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI
yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap
sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus ada 2 (dua) alat, yaitu untuk menerima
sinyal dari server (CLIENT) & untuk menyebarkan lagi sinyal WIFI
(accespoint), atau bisa juga sebagai alat penguat sinyal.
Fungsi Repeater :
a.
Untuk mengover daerah-daerah yang
sinyanlnya lemah dari Server (pemancar).
b.
Untuk memperjauh jangkauan sinyal dari
Server (pemancar).
c.
Untuk mempermudah akses sinyal WIFI yang
berasal dari Server.
Bridge
adalah sebuah komponen jaringan komputer yang dapat digunakan untuk memperluas
jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di
dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat dipakai untuk
menggabungkan 2 (dua) buah media jaringan yang berbeda, seperti misalnya antara
media kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair) dengan kabel serat optic/dua buah
arsitektur jaringan yang berbeda.
Fungsi Bridge :
sebagai pembagi sebuah jaringan sehingga menjadi dua buah jaringan. Bridge
dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar bisa berjalan dengan
teratur.
Switch
adalah perangkat jaringan komputer yang bekerja di OSI Layer 2, Data Link
Layer. Switch kerjanya sebagai penyambung atau concentrator dalam Jaringan
komputer. Switch mengenal MAC Adressing shingga dia bisa memilah paket data
mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana.
Fungsi Switch :
a.
Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat
penguat sinyal.
b.
Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel
UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
c.
Dalam switch biasanya terdapat routing.
Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi
dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).
Router
adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3,
Network Layer atau perangkat komputer yang tugasnya menyampaikan paket data
melewati jaringan internet hingga sampai ketujuannya. Pada layer ini sudah
dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, serta router ini berperan
penting sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen
jaringan/lebih.
Fungsi Router :
sebagai alat penghubung antar dua atau lebih jaringan komputer untuk meneruskan
data dari satu jaringan ke jaringan lain. Perbedaan Router dengan Switch yaitu,
kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu jaringan
LAN.
Brouter
adalah suatu alatpenghubung jaringan yang mengkombinasiakan fungsi router dan
bridge.
Fungsi Brouter :
mengatur lewatnya data sesuai dengan protocol yang dipakai dan menjebatani
semua lalulintas data lain.
Gateway
adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan
computer dengan satu atau lebih jaringan computer yang menggunakan protocol
komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari suatu jaringan computer dapat
diberikan kepada jaringan computer lain yang protokolnya berbeda.
Fungsi gateway:
melakukan protocol converting agar 2 arsitektur jaringan computer yang berbeda
dapat saling berkomunikasi.

2. Perbedaannya adalah Cara kerja hub hanya untuk menerima dan
mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau
menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link.
Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang
tersambung.
3. Perbedaan
TCP/IP dan OSI layer
- TCP/IP hanya memiliki 4 Layer OSI layer memiliki 7 buah layer.
- Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
- Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical, sedangkan Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
- TCP/IP layer merupakan Protocol Spesific, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”.
4. Pengertian Paket TCP dan Paket UDP :
- TCP (Transmission Control Protocol) adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.
- UDP (User Datagram Protocol) adalah salah satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak handal (unreliable), tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
5. - Topologi Bus
Kelebihan topologi Bus :
- Hemat kabel
- Layout kabel sangat sederhana
- Biaya instalasi relatif lebih murah
- Penambahan workstation baru mudah dilakukan tanpa mengganggu workstation yang lain
Kekurangan topologi Bus :
- Sulit melakukan pelacakan masalah.
- Sinyal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (tabrakan pengiriman data).
- Masalah terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segment kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi.
- Topologi Star
Topologi Star
atau Bintang adalah topologi jaringan yang menyerupai bentuk bintang dengan
node ditengah sebuah alat concentrator (hub, switch) sebagai pusat dihubungkan
ke setiap station (komputer).
Kelebihan Topologi Star (Bintang),
yaitu:
- Tingkat keamanan cukup tinggi.
- Penambahan ataupun pengurangan station dapat dillakukan dengan mudah.
- Kerusakan pada satu saluran tidak mempengaruhi saluran yang lain.
- Mudah dalam mendeteksi kerusakan dan kesalahan pengelolaan dalam jaringan.
Kekurangan topologi Star (Bintang), yaitu :
- Jika Node tengah mengalami gangguan atau kerusakan maka rangkaian jaringan berhenti.
- Pemakaian kabel jaringan sangat banyak.
- Jaringan sangat tergantung dari terminal pusat.
- Biaya pengadaan jaringan lebih mahal dari pada topologi bus dan ring.
- Peran HUB merupakan elemen kritis dan sangat sensitif perlu dijaga jangan sampai bermasalah, penambahan komputer bisa mempengaruhi kecepatan transfer data.
- Topologi Ring (Cincin)
Topologi
Ring (Cincin) merupakan pemetaan jaringan komputer yang bentuknya seperti
cincin yaitu bulatan melingkar berbentuk rangkaian titik yang masing-masing
terhubung ke dua titik lainnya dimana berperan dalam menghubungkan semua
komputer.
Kelebihan topologi ring :
- Hemat kabel jaringan.
- Tidak akan terjadi bentrokan atau tabrakan pengiriman data.
Kekurangan topologi ring :
- Jika terjadi gangguan satu titik node mengakibatkan semua jaringan terganggu.
- Sulit mendeteksi gangguan dan kerusakan yang terjadi.
- Pengembangan jaringan agak kaku.
- Topologi Tree
Topologi
Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan
pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi
satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree
dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari
situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang
terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan
pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa
tingkatan simpul atau node.
Kelebihan topologi tree :
- Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan.
Kekurangan topologi tree :
- Bila simpul pada hirarki lebih tinggi tidak berfungsi atau bermaslah maka kelompok lain yang berada dibawahnya akan menjadi tidak efektif.
- Topologi Mesh
Topologi Mesh
adalah gambaran hubungan langsung antara perangkat satu dengan perangkat
lainnya dimana dibangun dengan memasang link diantara station-station. Topologi
Mesh merupakan topologi yang tidak beraturan dan tidak memiliki aturan dalam
koneksinya.
Kelebihan topologi Mesh :
- Data dapat langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melalui komputer lainnya.
- Bila terjadi gangguan koneksi maka gangguan tidak akan mempengaruhi koneksi dengan yang lainnya.
- Privacy dan juga security lebih terjamin karena komunikasi hanya terjadi antara dua komputer saja dan tidak bisa diakses oleh kompute yang lainnya. Indetifikasi permasalahan jaringan lebih mudah.
Kekurangan topologi Mesh :
- Butuh banyak kabel dan juga port input output.
- Installasi dan juga konfigurasi lebih sulit.
- Memerlukan space yang lebih besar.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar