Nama : Evi Fathiyah Muniyati
NIM : D1041141031
QUIZ JARINGAN KOMPUTER
1.
Jelaskan
apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter, dan Gateway? Apa
fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
a)
Hub
Hub
yaitu sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI layer 1, Physical Layer.
Hub hanya bekerja sebagai penyambung atau consentrator saja dan hanya
menguatkan sinyal di kabel Unshield Twisted Pair (UTP). Hub tidak dapat memilah
data yang harus ditransmisikan karena hub tidak mengenal MAC Addressing atau Physical
Addressing sehingga sulit untuk menghindari collision atau tabrakan.
Fungsi
dari hub antara lain:
-
Menawarkan fitur-fitur yang mengisolasi
kerusakan (fault tolerance).
-
Menambah jarak network dan dapat
berfungsi sebagai repeater.
-
Memberikan management yang
tersentralisasi.
-
Memfasilitasi fleksibilitas dengan
mensupport interface yang berbeda seperti Ethernet, token ring, dan FDDI.
- Memfasilitasi penghilangan ataupun
penambahan workstation.
b) Repeater
Repeater merupakan alat jaringan komputer yang
berfungsi memperluas jangkauan sinyal Wi-Fi yang belum tercover oleh sinyal
yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal Wi-Fi. Perangkat repeater
harus terdiri dari 2 alat, yaitu client
sebagai penerima sinyal dari server dan access
point sebgai penyebar sinyal Wi-Fi atau sebagai alat penguat sinyal.
Fungsi dari repeater antara lain:
-
Memperluas sinyal dari server.
-
Mempermudah akses sinyal Wi-Fi dari
server.
-
Meneruskan dan memperkuat sinyal.
-
Mengover daerah-daerah yang lemah sinyal
dari server atau pemancar.
-
Mempermudah pengiriman data ataupun
informasi.
-
Tidak perlu membangun jaringan kabel
yang sangat panjang.
c)
Bridge
Bridge adalah sebuah
komponen jaringan yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun
membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam
lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge dapat digunakan untuk
menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda.
Fungsi dari bridge yaitu
membagi sebuah jaringan menjadi sebuah jaringan. Bridge juga dapat mengatur
informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur.
d)
Switch
Switch yaitu sebuah
perangkat jaringan komputer yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer.
Switch dapat memilah paket data mana
yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana karena switch mengenal MAC
Addressing.
Fungsi switch antara
lain:
- Sebagai penyambung dalam jaringan
komputer.
- Bisa digunakan sebagai repeater atau
alat penguat sinyal.
- Menghubungkan kabel-kabel UTP (kategori
5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
- Dalam switch terdapat routing yang
berfungsi melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN.
e)
Brouter
Brouter adalah perangkat yang berfungsi
baik sebagai jembatan dan router. Hal ini dapat meneruskan data antara jaringan
( berfungsi sebagai jembatan ), tapi bisa juga rute data sistem individu dalam
jaringan ( yang berfungsi sebagai router ).
Tujuan utama
dari sebuah jembatan untuk menghubungkan dua jaringan yang terpisah. Ini hanya
meneruskan paket yang datang dari satu jaringan ke yang berikutnya. Router A,
di sisi lain, lebih maju karena bisa rute paket ke sistem tertentu yang
terhubung ke router. Brouter A menggabungkan kedua fungsi dengan routing
beberapa data yang masuk ke sistem yang benar, sementara forwarding data lain
ke jaringan lain. Dengan kata lain, fungsi-fungsi brouter sebagai filter yang
memungkinkan beberapa data ke jaringan lokal, sementara mengarahkan data tidak
dikenal ke jaringan lain.
Sementara
istilah ” brouter ” digunakan untuk menggambarkan jembatan / perangkat router,
brouters sebenarnya cukup langka. Sebaliknya, sebagian besar brouters hanya
router yang telah dikonfigurasi untuk juga berfungsi sebagai jembatan. Fungsi
ini sering dapat diimplementasikan dengan menggunakan interface router
software. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi router untuk hanya
menerima data dari protokol tertentu dan sumber data, sementara forwarding data
lain ke jaringan lain.
f)
Gateway
Gateway adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan satu
jaringan komputer dengan satu ataupun lebih jaringan komputer yang memakai
protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer
bisa diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau
berbeda. Gateway berfungsi melakukan protocol converting agar dua arsitektur
jaringan komputer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.
2. Jelaskan perbedaan cara kerja hub
dan switch?
1. Bekerja pada OSI Layer yang
berbeda
Hub bekerja pada OSI layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.
2. Cara kerja lebih simpel mana?
Kerja hub hanya untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung.
3. Tingkat Kehandalan
Walaupun cara kerja dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung.
Hub bekerja pada OSI layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.
2. Cara kerja lebih simpel mana?
Kerja hub hanya untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung.
3. Tingkat Kehandalan
Walaupun cara kerja dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung.
Sedangkan
hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub
melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang
ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana
tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan
mengirim sinyal.
4. Kecepatan transfer data
Karena switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan data tersebut.
5. Pengaturan atau manageable
Hub sama sekali tidak bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable bisa diatur untuk memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN menjadi dua atau lebih segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama, hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.
4. Kecepatan transfer data
Karena switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan data tersebut.
5. Pengaturan atau manageable
Hub sama sekali tidak bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable bisa diatur untuk memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN menjadi dua atau lebih segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama, hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.
6.
Sistem keamanan jaringan
Ketika data yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh. Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.
7. Harga
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.
Ketika data yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh. Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.
7. Harga
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.
3.
Jelaskan
perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
Model OSI dan model referensi TCP/IP memiliki banyak kesamaan. Keduanya
didasarkan pada konsep stack protokol independen. Selain itu, fungsi dari
layer-layer yang terdapat di dalamnya juga hampir sama. Misalnya, dalam kedua
model tersebut terdapat Transport Layer yang berfungsi untuk memberikan layanan
transport network-independent end-to-end untuk memproses komunikasi data.
Sehingga layer ini membentuk transport provider. Pada model TCP/IP,
protokol-protokol yang ada tidak dedesain secara kaku seperti layer-layer pada
model OSI. Pada TCP/IP terdapat 4 layer fungsional yang merupakan turunan dari
area operasi protokol pada layer-layer tersebut, yaitu area software
application, koneksi transport end-to-end, internetworking, dan direct links
menuju node lain pada local network.
OSI layer memiliki 7 buah layer, dan
TCP/IP hanya memiliki 4 Layer:
a. Layer
teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session
direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
b. Layer
Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP
Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
c. Layer Network
Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada
OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari
kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.
d. TCP/IP layer
merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol
Independen”.
4.
Apa
yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
· TCP (Transmission Control Protocol) adalah
salah satu jenis protokol yang memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi
dan bertukar data didalam suatu jaringan. Sedangkan UDP (User Datagram Protocol) adalah salah
satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak
handal (unreliable), tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang
menggunakan TCP/IP.
·
UDP ( User Datagram Protocol ) adalah transport
layer yang tidak handal (unreliable), connectionless dan merupakan kebalikan
dari transport layer TCP. Dengan menggunakan UDP, setiap aplikasi socket dapat
mengirimkan paket – paket yang berupa datagram. Istilah datagram diperuntukkan
terhadap paket dengan koneksi yang tidak handal ( unreliable service ). Koneksi
yang handal selalu memberikan keterangan apabila pengiriman data gagal,
sedangkan koneksi yang tidak handal tidak akan mengirimkan keterangan meski
pengiriman data gagal.
Contoh aplikasi yang
menggunakan protocol TCP :
-
TELNET
-
FTP (File Transfer Protocol)
-
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
-
Contoh aplikasi yang menggunakan protocol UDP
-
SNMP (Simple Network Management Protocol)
-
TFTP
(Trivial File Transfer Protocol
-
SunRPC
TCP
|
UDP
|
|
·
PROTOCOL
|
TCP mempunyai karakteristik sebagai protokol yang
berorientasi koneksi (Connection oriented).
Protokol TCP menggunakan jalur data full duplex yang
berarti antara kedua host terdapat dua buah jalur, jalur masuk dan jalur
keluar sehingga data dapat dikirimkan secara simultan.
|
UDP mempunyai karateristik connectionless (tidak
berbasis koneksi). Data yang dikirimkan dalam bentuk packet tidak harus
melakukan call setup seperti pada TCP. Data dalam protokol UDP akan
dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor identifier. Sehingga sangat
besar sekali kemungkinan data sampai tidak berurutan dan sangat mungkin
hilang/rusak dalam perjalananan dari host asal ke host tujuan.
|
·
PORT
|
Port – port yang digunakan dalam transport layer
menggunakan 16-bit integer (0 – 65535), dengan satu sama lain harus berbeda
(unique).
|
Port dalam UDP menggunakan 16-bit integer, port –
port yang bisa digunakan adalah antara 1 sampai 65535. Port – port yang
digunakan dibagi menjadi 3 bagian yaitu well-known port ( antara 1 – 1023),
registered port ( 1024 – 49151 ) dan ephemeral port ( 49152 – 65535 ).
|
·
KOMUNIKASI
|
Memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi
dan bertukar data didalam suatu jaringan.
|
Kurang andal dalam komunikasi tanpa koneksi antara
host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
|
5.
Sebutkan
topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
Topologi fisik jaringan komputer adalah suatu konsep atau metode yang
digunakan untuk menghubungkan workstation(komputer) yang satu dengan lainnya di
dalam suatu jaringanLAN.Di dalam membuat sebuah jaringan LAN sangatlah
dibutuhkan pengetahuan mengenai Topologi Jaringan komputer,karena dalam rangka
untuk mengintegrasi kan setiap komponen hardware komputer sehingga dapat
membentuk sebuah jaringan komputer memang diperlukan adanya suatu pola atau
konsep topologi. Pada dasarnya Topologi jaringan komputer terbagi atau
dikelompokkan menjadi 3 yakni :
1. Topologi Bus
atau Linier
Topologi linier Bus merupakan
topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial
menjamur.Dengan menggunakan T-Connector(dengan terminator 50ohm pada ujung
network),maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah
dihubungkan satu sama lain. Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai
berikut:
·
merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup
dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
·
paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
·
signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi collision
·
problem terbesar jika salah satu segmen kabel
putus,maka seluruh jaringan akan terhenti
·
Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana sinyal
diterima dan dikirimkan pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis
lurus(kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju,sedangkan alat
lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati
signal.
2. Topologi
Ring
Karakteristik
Topologi Ring :
·
lingkaran tertutup yang berisi node-node
·
sederhana dalam layout
·
signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan
terjadinya collision ,sehingga memungkinkan pergerakan data yang lebih cepat
dan collision detection yang lebih sederhana.
·
Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik
melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti
topologi star
3. Topologi
Star
Karakteristik
Topologi Star:
·
Setiap node berkomunikasi langsung dengan central
node,traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
·
mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki
kabel yang langsung terhubung ke central node
·
keunggulan jika satu kabel node terputus yang lainnya
tidak terganggu
·
dapat digunakan kabel lower grade karena hanya
meng-handle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar