Jumat, 22 Januari 2016

Kuis Jaringan Komputer

Nama  : Evi Fathiyah Muniyati
NIM    : D1041141031

QUIZ JARINGAN KOMPUTER
1.      Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter, dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
                a) Hub
Hub yaitu sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI layer 1, Physical Layer. Hub hanya bekerja sebagai penyambung atau consentrator saja dan hanya menguatkan sinyal di kabel Unshield Twisted Pair (UTP). Hub tidak dapat memilah data yang harus ditransmisikan karena hub tidak mengenal MAC Addressing atau Physical Addressing sehingga sulit untuk menghindari collision atau tabrakan.
Fungsi dari hub antara lain:
-          Menawarkan fitur-fitur yang mengisolasi kerusakan (fault tolerance).
-          Menambah jarak network dan dapat berfungsi sebagai repeater.
-          Memberikan management yang tersentralisasi.
-          Memfasilitasi fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda seperti Ethernet, token ring, dan FDDI.
-      Memfasilitasi penghilangan ataupun penambahan workstation. 


b) Repeater
    Repeater merupakan alat jaringan komputer yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal Wi-Fi yang belum tercover oleh sinyal yang berasal dari server agar bisa menangkap sinyal Wi-Fi. Perangkat repeater harus terdiri dari 2 alat, yaitu client sebagai penerima sinyal dari server dan access point sebgai penyebar sinyal Wi-Fi atau sebagai alat penguat sinyal.
       Fungsi dari repeater antara lain:
-          Memperluas sinyal dari server.
-          Mempermudah akses sinyal Wi-Fi dari server.
-          Meneruskan dan memperkuat sinyal.
-          Mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari server atau pemancar.
-          Mempermudah pengiriman data ataupun informasi.
-          Tidak perlu membangun jaringan kabel yang sangat panjang.

c) Bridge
    Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang dapat digunakan untuk memperluas jaringan ataupun membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan-lapisan data-link pada model OSI. Bridge dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda.
   Fungsi dari bridge yaitu membagi sebuah jaringan menjadi sebuah jaringan. Bridge juga dapat mengatur informasi diantara kedua sisi network agar dapat berjalan dengan teratur.


d) Switch
    Switch yaitu sebuah perangkat jaringan komputer yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch dapat  memilah paket data mana yang akan di teruskan/dilanjutkan ke mana karena switch mengenal MAC Addressing.
       Fungsi switch antara lain:
-       Sebagai penyambung dalam jaringan komputer.
-       Bisa digunakan sebagai repeater atau alat penguat sinyal.
-       Menghubungkan kabel-kabel UTP (kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
-        Dalam switch terdapat routing yang berfungsi melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN.

e) Brouter
   Brouter adalah perangkat yang berfungsi baik sebagai jembatan dan router. Hal ini dapat meneruskan data antara jaringan ( berfungsi sebagai jembatan ), tapi bisa juga rute data sistem individu dalam jaringan ( yang berfungsi sebagai router ).
Tujuan utama dari sebuah jembatan untuk menghubungkan dua jaringan yang terpisah. Ini hanya meneruskan paket yang datang dari satu jaringan ke yang berikutnya. Router A, di sisi lain, lebih maju karena bisa rute paket ke sistem tertentu yang terhubung ke router. Brouter A menggabungkan kedua fungsi dengan routing beberapa data yang masuk ke sistem yang benar, sementara forwarding data lain ke jaringan lain. Dengan kata lain, fungsi-fungsi brouter sebagai filter yang memungkinkan beberapa data ke jaringan lokal, sementara mengarahkan data tidak dikenal ke jaringan lain.
   Sementara istilah ” brouter ” digunakan untuk menggambarkan jembatan / perangkat router, brouters sebenarnya cukup langka. Sebaliknya, sebagian besar brouters hanya router yang telah dikonfigurasi untuk juga berfungsi sebagai jembatan. Fungsi ini sering dapat diimplementasikan dengan menggunakan interface router software. Sebagai contoh, Anda dapat mengkonfigurasi router untuk hanya menerima data dari protokol tertentu dan sumber data, sementara forwarding data lain ke jaringan lain.

f) Gateway
            Gateway adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu ataupun lebih jaringan komputer yang memakai protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer bisa diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau berbeda. Gateway berfungsi melakukan protocol converting agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.


2.      Jelaskan perbedaan cara kerja hub dan switch?
1. Bekerja pada OSI Layer yang berbeda
Hub bekerja pada OSI layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.
2. Cara kerja lebih simpel mana?
Kerja hub hanya untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung.
3. Tingkat Kehandalan 
Walaupun cara kerja dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung.
Sedangkan hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan mengirim sinyal.
4. Kecepatan transfer data
Karena switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan data tersebut.
5. Pengaturan atau manageable
Hub sama sekali tidak bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable bisa diatur untuk memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN menjadi dua atau lebih segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama, hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.
6. Sistem keamanan jaringan
Ketika data yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh. Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.
7. Harga
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.

3.      Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
Model OSI dan model referensi TCP/IP memiliki banyak kesamaan. Keduanya didasarkan pada konsep stack protokol independen. Selain itu, fungsi dari layer-layer yang terdapat di dalamnya juga hampir sama. Misalnya, dalam kedua model tersebut terdapat Transport Layer yang berfungsi untuk memberikan layanan transport network-independent end-to-end untuk memproses komunikasi data. Sehingga layer ini membentuk transport provider. Pada model TCP/IP, protokol-protokol yang ada tidak dedesain secara kaku seperti layer-layer pada model OSI. Pada TCP/IP terdapat 4 layer fungsional yang merupakan turunan dari area operasi protokol pada layer-layer tersebut, yaitu area software application, koneksi transport end-to-end, internetworking, dan direct links menuju node lain pada local network.
OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer:

a.       Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
b.      Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
c.       Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.
d.      TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”.


4.      Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya?
·    TCP (Transmission Control Protocol) adalah salah satu jenis protokol yang  memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan. Sedangkan UDP (User Datagram Protocol) adalah salah satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak handal (unreliable), tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
·         UDP ( User Datagram Protocol ) adalah transport layer yang tidak handal (unreliable), connectionless dan merupakan kebalikan dari transport layer TCP. Dengan menggunakan UDP, setiap aplikasi socket dapat mengirimkan paket – paket yang berupa datagram. Istilah datagram diperuntukkan terhadap paket dengan koneksi yang tidak handal ( unreliable service ). Koneksi yang handal selalu memberikan keterangan apabila pengiriman data gagal, sedangkan koneksi yang tidak handal tidak akan mengirimkan keterangan meski pengiriman data gagal.
Contoh aplikasi yang menggunakan protocol TCP :
-          TELNET
-          FTP (File Transfer Protocol)
-          SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
-          Contoh aplikasi yang menggunakan protocol UDP
-          DNS (Domain Name System)
-          SNMP (Simple Network Management Protocol)
-           TFTP (Trivial File Transfer Protocol
-          SunRPC
TCP
UDP
·         PROTOCOL
TCP mempunyai karakteristik sebagai protokol yang berorientasi koneksi (Connection oriented).
Protokol TCP menggunakan jalur data full duplex yang berarti antara kedua host terdapat dua buah jalur, jalur masuk dan jalur keluar sehingga data dapat dikirimkan secara simultan.
UDP mempunyai karateristik connectionless (tidak berbasis koneksi). Data yang dikirimkan dalam bentuk packet tidak harus melakukan call setup seperti pada TCP. Data dalam protokol UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor identifier. Sehingga sangat besar sekali kemungkinan data sampai tidak berurutan dan sangat mungkin hilang/rusak dalam perjalananan dari host asal ke host tujuan.
·         PORT
Port – port yang digunakan dalam transport layer menggunakan 16-bit integer (0 – 65535), dengan satu sama lain harus berbeda (unique).
Port dalam UDP menggunakan 16-bit integer, port – port yang bisa digunakan adalah antara 1 sampai 65535. Port – port yang digunakan dibagi menjadi 3 bagian yaitu well-known port ( antara 1 – 1023), registered port ( 1024 – 49151 ) dan ephemeral port ( 49152 – 65535 ).
·         KOMUNIKASI
Memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.
Kurang andal dalam komunikasi tanpa koneksi antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.


5.      Sebutkan topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya?
Topologi fisik jaringan komputer adalah suatu konsep atau metode yang digunakan untuk menghubungkan workstation(komputer) yang satu dengan lainnya di dalam suatu jaringanLAN.Di dalam membuat sebuah jaringan LAN sangatlah dibutuhkan pengetahuan mengenai Topologi Jaringan komputer,karena dalam rangka untuk mengintegrasi kan setiap komponen hardware komputer sehingga dapat membentuk sebuah jaringan komputer memang diperlukan adanya suatu pola atau konsep  topologi. Pada dasarnya Topologi jaringan komputer terbagi atau dikelompokkan menjadi 3  yakni :
1.      Topologi Bus atau Linier
Topologi linier Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur.Dengan menggunakan T-Connector(dengan terminator 50ohm pada ujung network),maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
·         paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
·         signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi collision
·         problem terbesar jika salah satu segmen kabel putus,maka seluruh jaringan akan terhenti
·         Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana sinyal diterima dan dikirimkan pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus(kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju,sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.


2. Topologi Ring
Karakteristik Topologi Ring :
·         lingkaran tertutup yang berisi node-node
·         sederhana dalam layout
·         signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan terjadinya collision ,sehingga memungkinkan pergerakan data yang lebih cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
·         Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti topologi star


3. Topologi Star
Karakteristik Topologi Star:
·         Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
·         mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
·         keunggulan jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
·         dapat digunakan kabel lower grade karena hanya meng-handle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar