Minggu, 24 Januari 2016

Quis Jarkom



NAMA           : Rudy Hartono
NIM               : D1041141051

1.     Jelaskan apa itu Hub, Repeater, Bridge, Switch, Router, Brouter dan Gateway? Apa fungsinya dan berikan contoh gambarnya?
Jawab:
-         HUB merupakan sebuah perangkat keras komputer pada suatu jaringan komputer sebagai central connection point. Fungsi dari hub adalah menerima sinyal dari unit komputer kemudian di transfer ke komputer lainnya. Hub bertugas untuk mengubah sinyal transmisi jaringan sehingga dimungkinkan untuk menghubungkan lebih dari 2 komputer, kemudian terciptalah jaringan komputer yang setiap komputernya dapat saling terhubung.

-         Repeater merupakan pirantiyang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal yang melewatinya. Perangkat repeater mencakup 2 alat yaitu untuk menerima sinyal dari server (client) dan untuk menyebarkan lagi sinyal WiFi (accespoint). Fungsi dari repeater adalah mengover daerah – daerah yang lemah sinyal dari server, memperbesar batasan panjang suatu segmen sehingga dapat digunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan.

-         Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local Area Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan berbeda – beda misalnya Ethernet dan Fast Ethernet. Fungsi bridge adalah menhubungkan dua buah jaringan komputer LAN yang sejenis, menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah baik itu tipe jaringan yang sama atau berbeda, juga berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas yang dinamakan dengan “Bridge-Router”.


-         Switch adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan segmen jaringan atau perangkat jaringan. Fungsinya adalah untuk menerima pesan dari perangkat yang terhubung dengannya dan kemudian mengirimkan pesan sebagai sentral/konsentrator pada sebuah network.

-         Router adalah salah satu perangkat keras jaringan komputer yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya. Fungsi router adalah sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.

-         Brouter  adalahperangkat yang berfungsi baik sebagai jembatan dan router. Dapat meneruskan data antara jaringan (berfungsi sebagai jembatan), tapi bisa juga sebagai rute data dalam sistem individu dalam jaringan.


-         Gateway adalah sebuah perangkat yang dipakai untuk menghubungkan suatu jaringan dengan satu atau pun lebih jaringan komputer yang memakai protocol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer bisa diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya tidak sama atau berbeda.

2.     Jelaskan perbedaan cara kerja HUB dan SWITCH?
Jawab:
Cara kerja HUB yaitu menyalin paket yang diterima di salah satu port ke port – port yang lain di HUB. HUB membagi bandwidth ke setiap port, ketika yang digunakan hanya 1 PC, maka akses bandwidth akan bekerja secara maksimum, namun jika digunakan beberapa PC, maka akses bandwidth tersebut terbagi untuk semua PC. HUB bekerja pada lapisan Physical dan hanya memiliki satu domain collision.
Sedangkan cara kerja SWITCH adalah menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum diteruskan ke tujuannya, SWITCH memeriksa apabila ada kerusakan pada paket yang diterima satu per satu dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. SWITCH mengalokasikan secara penuh bandwidth untuk setiap port nya sehingga pengguna selalu memiliki bandwidth yang penuh seberapa banyak pun komputer yang ada. SWITCH bekerja di lapisan Data Link, setiap portnya memiliki domain collision masing – masing. SWITCH melakukan transmisi 2 arah (full duplex).

3.     Jelaskan perbedaan TCP/IP dan OSI Layer?
Jawab:
a.     Pada OSI Layer terdapat 3 layer yang berkaitan dengan aplikasi (application, presentation, session), sedangkan pada TCP/IPhanya terdapat satu layer yaitu application layer.
b.     Proses komunikasi data OSI Layer di dalam jaringan secara physical dimodelkan dalam dua layer (Data Link dan Physical Layer), sedangkan pada TCP/IP dimodelkan dalam 1 layer yaitu Network Access.
c.      Dalam menjelaskan proses komunikasi data di dalam jaringan OSI Layer memiliki tujuh layer, sedangkan TCP/IP memiliki empat layer.
d.     OSI Layer tidak memiliki protocol standar sebagai protocol komunikasi data, sedangkan TCP/IP mempunyai protocol yang merupakan protocol komunikasi data standar pada model ini.

4.     Apa yang dimaksud dengan paket TCP dan paket UDP? Jelaskan perbedaannya!
Jawab:
-         TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) merupakan jenis protocol yang memungkinkan sekumpulan komputer untuk berkomunikasi serta bertukar data dalam suatu jaringan.
-         UDP (User Datagram Protocol) adalah transport layer yang tidak handal (unreliable), connectionless dan merupakan kebalikan dari transport layer TCP. Setiap aplikasi socket dapat mengirimkan paket – paket yang berupa datagram.
Perbedaan paket TCP dan paket UDP:
a.     TCP beroperasi berdasarkan konsep koneksi sedangkan UDP tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri.
b.     TCP memiliki jaminan pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur. UDP tidak memiliki jaminan tersebut, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat atau bahkan tidak sampai sama sekali.
c.      TCP tidak akan mengirimkan data terlalu cepat sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya. UDP pemecahan ke dalam paket – paket dan proses pengirimannya dilakukan secara manual.
d.     TCP mudah untuk digunakan transfer paket data seperti menulis dan membaca file, sedangkan UDP apabila ada paket yang hilang perlu dipikirkan dimana letak kesalahan yang terjadi dan dapat mengirim ulang data yang diperlukan.

5.     Sebutkan topologi fisik jaringan? Kelebihan dan kekurangannya serta gambar topologinya!
Jawab:
Topologi fisik jaringan komputer adalah suatu konsep atau metode yang digunakan untuk menghubungkan workstation(komputer) yang satu dengan lainnya di dalam suatu jaringanLAN.Di dalam membuat sebuah jaringan LAN sangatlah dibutuhkan pengetahuan mengenai Topologi Jaringan komputer,karena dalam rangka untuk mengintegrasi kan setiap komponen hardware komputer sehingga dapat membentuk sebuah jaringan komputer memang diperlukan adanya suatu pola atau konsep  topologi. Pada dasarnya Topologi jaringan komputer terbagi atau dikelompokkan menjadi 3  yakni :
1.     Topologi Bus atau Linier
Topologi linier Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur.Dengan menggunakan T-Connector(dengan terminator 50ohm pada ujung network),maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
·         paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
·         signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi collision
·         problem terbesar jika salah satu segmen kabel putus,maka seluruh jaringan akan terhenti
·         Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana sinyal diterima dan dikirimkan pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus(kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju,sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.

2. Topologi Ring
Karakteristik Topologi Ring :
·         lingkaran tertutup yang berisi node-node
·         sederhana dalam layout
·         signal mengalir dalam satu arah sehingga menghindarkan terjadinya collision ,sehingga memungkinkan pergerakan data yang lebih cepat dan collision detection yang lebih sederhana.
·         Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti topologi star

3. Topologi Star
Karakteristik Topologi Star:
·         Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
·         mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
·         keunggulan jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
·         dapat digunakan kabel lower grade karena hanya meng-handle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar